28 Februari 2018

Bismillah … Perjalanan panjang dimulai dengan sebuah langkah pasti dan perjalanan untuk bisa menulis saya mulai disini, menulis dan punya karya buku menjadi impian saya sejak dulu. Bersama Mba Deka penulis yang kukenal dari akun facebook, dan berharap ikut program grup writer literasi bisa menjadi momentum saya mengenal dunia tulis menulis.

waktu pada deskboard Taxi menunjukkan pukul 04.05. Saat supir Taxi menyapa saya untuk mengingatkan kalau kami sudah tiba di terminal keberangkatan 2D.

“kita sudah sampai bu“ supir mengingatkan saya

“ iya pak” jawab saya sambil merogoh kantong depan tas selempang kecil saya untuk mencari lembaran kertas uang yang telah ku siapkan, Untuk saya berikan pada supir Taxi.

“ Terimakasih ya pak “ ucap saya singkat

“Sama-sama bu, diperiksa kembali jangan sampai ada barang yang tertinggal” sahut supir Taxi ramah, kalimat ini sangat tidak asing saya dengar karena sepertinya menjadi SOP service Exellent bagi semua supir Taxi pada penumpang yang akan turun.

Dengan sedikit sempoyongan karena ngantuk saya berjalan sambil meyeret koper berukuran 20 kg berisi beberapa pakaian yang akan saya gunakan di Jepang nanti, sambil mata saya terus mencari dimana teman-teman grup saya yang sudah lebih dulu tiba AirPort.

Mengikuti program ini bukan hal mudah buat saya, setumpuk pekerjaan harus saya tinggalkan dan delegasikan supaya semua bisa berjalan dengan baik. Belum lagi harus meninggalkan rumah dengan waktu yang cukup lama. Waktu kunjungan kami memang hanya 6D5N namun karena bulan ini adalah bulan yang cukup padat buat saya, yang berarti saya hanya punya waktu sedikit berada Dirumah.

Diantara 18 anggota grup Yang akan berangkat hanya mbak Deka yang ku kenal wajahnya, itupun kami belum pernah bertemu hanya melihat foto beliau pada akun disosial media. Alhamdulillah Ngak perlu terlalu lama saya bisa menemukan mereka, meskipun agak kikuk saya harus memperkenalkan diri dan bergabung dengan anggota grup lainnya.

Rasanya memang berbeda ketika berada dalam komunitas ini, kami sangat mudah akrab walaupun Diantara kami kondisinya sama dengan saya, belum pernah ada yang bertemu langsung. Mungkin karena terbiasa sebagai Tour leader yang membawa group besar, group kecil ini rasanya sedemikian simpelnya menurut saya, mudah banget ngurusnya, jadi tanpa perlu ada yang memberi komando kami sudah bisa langsung chek in dan langsung menuju imigrasi,

Anggota grup ini memang berasal dari latar belakang yang berbeda-beda ada pelajar, dosen, tenaga ahli DPR RI, arsitek dan juga pebisinis, juga usia para anggota juga cukup beragam mulai anak usia 7 tahun hingga 50an tahun. Namun saya melihat sebuah kesamaan yang kuat, kami suka menulis dunia menulis dan suka traveling.

Saya suka menulis dan ingin belajar menulis untuk bisa menuangkan gagasan atau ide pada sebuah buku. Dan hobby saya juga traveling, kebetulan negara yang kami kunjungi adalah Jepang, negara paforite saya.

Hmmm … sekali lagi saya menarik nafas panjang mengumpulkan semua Semangat yang ada untuk meluruskan niat dan satukan tujuan semoga Allah Ridho dengan ikhtiar ini .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s