Alhamdulillah pagi di Kota Fes memberikan semangat baru buat saya, kota ini menjadi incaran saya khususnya old madinah. Sengaja saya memilih penginapan yang berda di dalam old madina. Supaya waktu saya tidak banyak terbuang. Setelas selesai sarapan Aziz telah menunggu kami untuk menelusuri sejarah kota fes, beliau adalah tour guide lokal yang akan menemani perjalanann kami di kota Fes.

Kawasan old madina Fes adalah kawasan yang sangat padat dengan banguna tua yang umumnya berbentuk tembok datar dengan jalan yang sangat kecil. beberapa jalan memang hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki. Saya tidak dapat menghitung sudah berapa kali kami berbelok hingga sampai kami pada pasar fes yang menjadi jantung old madina. Kawasan ini terbagi deri beberapa kawasan pengerajian, seperti pengrajin keramik, pengrajin kulit, pengrajin tembaga, pengrajin tenun, sayuran den rempah.

Kota Fes adalah ibukata negara maroko yang kemudian dipindahkan ke Rabat, disana menjadi pusat sejarah dan budaya. Salah satu nya adalah sebuah universitas AlQarawiyyin, Universitas tertua yang ada didunia, didirikan pada tahun 859 dan terus menjadi salah satu pusat spritual dan pendidikan terkemuka yang memberikan pelayanan pendididkkan tingkat tinggi atau universitas hingga saat ini.

Universitas Al Qarawiyyin ini tercatat oleh Guines book of The record sebagai universitas tertua yang ada di dunia, dan 100 tahun kemudian barulah lahir Universitas al Azhar di Mesir lahir dan universitas Oxfor di Inggris tiga abad kemudian .Pendiri dari sekolah ini adalah sorang perempuan yang bernama Fatimah al Fikhri, seorang muslimah yang yang kaya raya dan beliau putri dari sorang saudagar kaya asal Tunisia Muhammd Al Fihri yang memiliki 2 orang putri tinggal di Fes.

Setelah Muhammad Al Fahri meninggal Fatimah dan Maryam adiknya tidak ingin menumpuk hartanya untuk dirinya sendiri, mereka ingin menginvestasikan harta keluraganya pada kegiatan sosial, Fatimah memebangun mesjid Al Qarawiyyin dan Maryam membangun Mesjid Andalusia di Fes.

Fatimah menjadikan mesjid Al Qarawiyin bukan hanya untuk ibadah sholat umat muslim, tetapi menjadikan mesjid sebagai pusat informasi dan interaksi sosial masyarkat. Saat pembangunan mesjid, Fatimah melaksanakan puasa dan berjanji tak akan berhenti hingga pembanguan mesjid selesai.

Fatimah pun mewakafkan perpustakaan pribadinya untuk digunakan sebagai sumber belajar. Hingga saat ini Al Qarawiyyin masih menyimpan 4.000 buku langka diantaranya buku yang terbit pada abad 9 dan kumpulan hadist yang disusun oleh Imam Malik ” Muwatta Malik”.

Keberkahan dari lembaga ini juga terbukti dengan lahirnya karya-karya besar yang fenomela diantaranya Kartografer {pembuat peta) Muhammed Al-Idrisi. Universitas ini juga telah banyak meluluskan sarjana yang sangat berpengaruh sejarah inteletual dan akademik dunia muslim dan yahudi.

Yang menjadi kunjungan saya berikutnya adalah salah satu madrasah yang menjadi kebanggan masyarakat Fes adalah “Madrasah Bou Inania” yang memiliki ukiran kayu yang indah. Didirikan pada tahun 1351 – 56 M Oleh Abu Inan Faris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s