Tour planning kami pagi ini adalah mengunjungi salah satu destinasi paling banyak dikunjungi yaitu Ming Tombs yang terletak 50 km dari kota Beijing dan terletak dikaki Gunung Tianshou, yang merupakan kawasan makam para kaisar Dinasti Ming (1368 -1644). Oleh kaisar pertama, Zhu Di pada tahun 1409.

Rasa penasaran untuk melihat langsung salah satu kekayaan tradisional dan budaya Tiongkok, menghargai sejarah dan arsitektur yang megah, saya dan Fitrah anak saya memutuskan memilih Ming Tombs sebagai destinasi terakhir kami sebelum meninggalkan Beijing.

Titik awal diestimasi di Ming Tombs adalah Secred Way yang kami tempuh melalui jalur Subway Beijing west railway line 9, menuju stasiun Bus Deshengmen. Kami pun memilih Bus No 345 ekspres walaupun harus berganti bus lagi ke bus No 314 setelah stasiun Chang Ping Dong Guan.

Namun setiba kami di stasiun Chang Ping Dong Guan, kami tidak berhasi menemukan stand bus 314. Beberapa kali bertanya pada orang yang kelihatannya menurut kami mungkin agak mengerti, tetap akhirnya nihil. Kami pun memutuskan menggunakan Taxi menuju sacred way.

Alhamdulillah.. kali ini kami dapat Taxi yang benar, mau menggunakan argo dengan hanya menunjukkan tujuan kami pada ponsel yang diperlihatkan Fitrah. Hanya sekitar 15 menit dengan ongkos Taxi ¥ 30. Kami pun tiba.

Jarak antara makam Sacred way, makam Changling, Makam Zhaoling dan Makam Dingling terletak dengan jarak yang cukup jauh antara 500 M – 8 kilo meter.

Sejak kami tiba sudah beberapa orang pemilik Taxi gelap menawarkan untuk mengantar kami ke tempat malam lainnya, namun kami sudah berbulat tekad tak tergoda walaupun kami harus berjalan menuju stasiun bus. Ini pun setelah mengkonfirmasi kepada petugas turism information Office, bahwa jauh lebih baik menggunakan bus dari pada Taxi gelap.

Selayaknya sebuah makam-makam raja yang kami temukan adalah kesan sejuk, sunyi, tenang dan megah. Karena makam ini dirancang menggunakan konsep menyatukan harmoni dan kesatuan alam?yang mencerminkan “Kesatuan langit dan manusia”.

Namun buat kami ini adalah perjalanan dzikrul maut, untuk mengingatkan bahwa di dunia ini hanya sementara, dan kita diciptakan hanya untuk Beribadah KepadaNya dan kelak kita akan dimintai pertanggung jawaban tentang apa yang telah kita lakukan di muka bumi ini.

Pengejaran kami ke Ming Tomb ini kami lakukan dengan berbagai armada yang ada di Beijing, mulai Subway, Bus, Taxi dan terakhir kami berangkat ke Xian dengan Bullet train yang memliki kecepatan 380 km/jam.

Jazakumullah RIS Tour&Travel. Perjalanan ini menjadi salah satu ZikruLlah dalam melihat bumi Allah yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s